Survey, Jokowi teratas capres 2014

JAKARTA (WIN): Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo masih di posisi teratas sebagai figur yang disukai responden untuk dimajukan sebagai calon presiden pada Pemilu 2014, demikian hasil survei Desember 2013 yang dilaksanakan Roy Morgan Research.

Dalam rilis yang diterima Antara di Jakarta, Jumat, lembaga survei itu menuturkan Joko Widodo tetap teratas dengan persentase 38%, walaupun turun tiga poin daripada bulan sebelumnya.

Jokowi, sapaan Joko Widodo, masih menjadi calon yang paling disukai, melebihi Prabowo Subianto (14%, turun 1 poin) dan Aburizal Bakrie (12%, turun 1 poin).

Ketiganya di atas Wiranto (6%), Jusuf Kalla (5%, turun 1 poin), Dahlan Iskan (5%, tidak berubah), mantan Presiden Megawati Sukarnoputri  (5%,  tidak berubah) dan Mahfud MD (3%, naik 1 poin). 

Sementara Hatta Rajasa memperoleh tiga persen (naik 1 poin) dan Ani Yudhoyono dua persen (naik 1 poin). Selanjutnya 7% dari masyarakat Indonesia mendukung calon lainnya. Sedangkan 8 persen lainnya belum dapat menyebutkan siapa pilihan mereka.

Sementara dari elektabilitas partai, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) mempertahankan kedudukannya atau 26% (turun 3 poin dalam satu bulan) untuk pemilu DPR, yang dijadwalkan pada bulan April 2014.

PDI-P jauh lebih unggul dari partai Golkar (20%, turun 1 poin) dan Partai Demokrat (14%, tidak berubah). Diikuti oleh Partai Gerindra (12%, tidak berubah).

Dukungan untuk partai lain terbagi di antara berbagai partai, yakni Partai Hanura (6%, naik 1 poin), PKB (6%, naik 1 poin), PAN (5%, tidak berubah), PKS (4%, turun 1 poin), Partai NasDem (3%, naik 1 poin), PPP (2%, tidak berubah), dan PBB (1%, naik 1 poin). Sedangkan 12% sisanya belum dapat menyatakan pilihannya.

Survei Morgan Poll mengenai pemilihan Presiden dan DPR ini dilakukan pada Desember 2013 dengan 3.091 calon pemilih di seluruh Indonesia yang berumur 17 tahun ke atas. Wawancara tatap muka dilakukan di ke- 33 provinsi di Indonesia dengan pengambilan sampel yang seimbang secara geografis maupun demografis.(win12)

Komentar