Dunia akan terdampak akibat invasi Rusia ke Ukraina

Menteri Luar Negeri AS John Kerry. (Foto Reuters)

WASHINGTON (WIN): Invasi Rusia ke semenanjung Krimea dapat berdampak besar pada kebijakan luar negeri Amerika terkait isu program nuklir Iran, perang saudara Suriah dan perang di Afghanistan.

Laporan Voice Of America yang dikutip Minggu (9/3/14) menyebutkan bahwa analis mengatakan NATO juga harus mempertimbangkan perubahan guna menanggapi gerakan pasukan Rusia  di Ukraina.

Lebih jauh Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengambil alih semenanjung Krimea Ukraina, kendati Rusia mengatakan ini adalah kekuatan keamanan setempat, dan mengakibatkan meningkatnya secara tajam ketegangan di dunia.

Disisi lain, Menteri Luar Negeri John Kerry mengatakan, "Tidak ada tempat di masyarakat dunia bagi tindakan agresi dan langkah seperti yang kita saksikan di Krimea, Ukraina dalam hari-hari terakhir ini."

Bahkan secara khusus analis mengatakan krisis Krimea akan berdampak pada konflik-konflik lain seperti perang saudara di Suriah.

Sementara itu, Amerika dan Rusia bekerja sama dalam mengusahakan penghilangan senjata kimia Suriah, namun mendukung pihak yang berlawanan dalam pertikaian.

Lebih dalam Mantan Duta Besar Amerika untuk  Irak dan Turki James Jeffrey mengatakan akibat dari krisis Ukraina akan sangat terasa.

Lebih detail James Jeffrey mengatakan, "Kita perlu lebih aktif dan lebih cepat atau kita akan berhadapan bukan hanya dengan Rusia yang mengambil alih Krimea namun Russia, Iran, Hezbollah dan Assad yang menindas populasi dan mengenyam kemenangan ditengah-tengah kawasan yang dipenuhi dengan sekutu-sekutu kita. Ini perkembangan yang mengkhawatirkan."

Analis lain mengatakan Presiden Suriah Bashar al-Assad mestinya khawatir karena Rusia kini lebih terfokus pada masalah diperbatasannya.

Sementara itu, Rusia bekerja sama dengan Amerika dan negara besar lain di dunia dalam berunding dengan Iran mengenai program nuklirnya yang kontroversial itu.

Dukungan Rusia di Dewan Keamanan PBB adalah penting dalam  mengamankan sanksi ekonom yang dikatakan analis  telah memaksa Iran untuk berunding.

Amerika juga tergantung pada Rusia dalam hal rute transportasi bagi pasukan Amerika di Afghanistan. Hal ini penting karena Amerika akan menarik mundur pasukan dan peralatannya pada tahun ini."Jika kita memaksa Rusia maka mereka kemungkinan akan menjadi tidak kooperatif.  Ini artinya akan lebih sulit dan lebih mahal, namun ada rute lain untuk bisa keluar dari situ yaitu lewat Asia Tengah, lewat Caucasus, dan tentunya lewat Pakistan dan melalui udara," ujar James Jeffrey.

Amerika menyerukan agar seluruh pasukan Rusia kembali ke pangkalannya  dan berunding secara langsung dengan Kyiv dan mengijinkan pemantau internasional untuk memastikan keselamatan dari semua warga Ukraina. (win7)

Komentar