Khofifah-Herman resmi maju dalam Pilgub Jatim 2013

SURABAYA (WIN): Khofifah Indar Parawansa yang berpasangan dengan mantan Kapolda Jatim, Herman S Sumawiredja resmi maju dalam Pilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2013. Bahkan, pasangan ini sudah mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim, Selasa (14/5/13).

"Kami datang ke KPU Jatim dengan niat tulus ikhlas mendaftar sebagai pasangan calon gubernur. Visi besarnya adalah Berkah,yaitu, Bersama Khofifah-Herman," kata Khofifah di kantor KPU Jatim.

Adapun partai pengusung Khofifah-Herman adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) beserta sejumlah partai politik non parlemen. Yakni, PKPB, PKPI, PPNUI, PMB, Partai Kedaulatan dan PPN.

Saat mendaftar, Khofifah dan Herman mengenakan batik khas Madura. Ini bukan tanpa maksud, Khofifah ingin mengingatkan masyarakat Madura soal Pilggub Jatim 2008 bahwa. Jangan sampai diperdayai lagi, bahkan hingga tiga kali putaran.

"Batik Madura adalah ciri khas dari para pelaku usaha. Di sana (Madura), UMKM-UMKM sangat kreatif dan produktif sebagai bentuk dari perkembangan dan kemajuan usaha di Madura," ungkap Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama tersebut.

Herman sendiri mengaku bersedia mendampingi Khofifah terjadi sangat dalam waktu yang belum lama. Ia menepis anggapan kesediaannya menjadi bacawagub karena kecewa pada Pilgub Jatim2008, saat masih menjabat sebagai Kapolda Jatim. "Sangat-sangat singkat waktunya kurang lebih beberapa hari lalu. Saya ditawari peluang diberikan satu peluang mendampingi Ibu Khofifah," mantan perwira tinggi Polri yang sekarang menjabat sebagai Dewan Pengawas PDAM Surya Kota Surabaya.

Herman juga tidak merasa direndahkan dengan posisinya sebagai calon Wakil Gubernur Jatim. "Keahlian saya di situ. Saya akan bisa menjadi staf yang baik bagi Khofifah. Saya tidak pernah merasa rendah. Saya juga sudah 2 tahun menjadi dewan pengawas PDAM Surabaya," terangnya

Sementara itu, Ketua KPU Jatim, Andry Dewanto menyatakan, pasanga Khofifah-Herman sudah memenuhi syarat untuk mendaftar. Partai pengusungnya telah melebihi batas yang disyaratkan, yakni, 15%. Rinciannya, PKB 12,26%, PKBP 1,48%, PKPI 0,87%, PPNUI 0,24%, Partai Kedaulatan 0,50%, dan PMB 0,20%. "Jika ditotal 15,55%, sehingga masuk syarat pencalonan pasangan bakal calon gubernur dan wakilnya," tandasnya.(win6)

Komentar