Hakim Bao hadiri persidangan Luthfi dan Fathanah

JAKARTA (WIN): Ada pemandangan lain dalam persidangan yang menyeret terdakwa Lutfhi Hasan Ishaaq dan Ahmad Fathanah, sebagai terdakwa kasus korupsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (24/6/13).

Yakni hakim Bao dari negeri China ikut menyaksikan jalannya sidang tersebut, Hakim Bao datang ke persidangan dengan mengenakan jubah kebesarannya yang berwana kuning dan hitam, juga mengenakan topi hitam serta janggut hitam, lebat, dan menjuntai.

Kehadirannya banyak mengundang kagum bagi pengunjung sidang, walau mereka tahu itu bukan Hakim Bao asli. Hakim Bao yang ini bernama Anton yang mengenakan pakaian ala Hakim Bao, usai persidangan digelar.

"Saya hadir di sini menyaksikan sidang sebagai mendukung moralitas. Saya sengaja ingin melihat sidang apakah sesuai dengan hukum dan keadilan," ujar Anton usai persidangan, Jakarta, Senin (24/6/2013).

Anton menegaskan kedatangannya bukan untuk Luthfi Hasan Ishaaq atau Ahmad Fathanah. Anton datang sebagai komunitas rakyat dan ingin melihat apakah keadilan masih bisa ditegakkan di Indonesia.

"Kalau dia salah ya salah. Kita lihat bahwa presiden itu mendapatkan penghargaan di dunia. Komintas Judge Bao di Indonesia minta hukum ditegakkan seadil-adilnya," terang dia.

Diakui Anton, dirinya sengaja datang ke persidangan dengan mengenakan jubah tersebut sebagai lambang keadilan. Di China, seorang menantu raja bahkan diadili oleh Hakim Bao.

"Ini Baju kebesaran Hakim Bao. Itu di China merupakan lambang keadilan. Saudara tahu melalui film-film, menantu raja pun kalau salah bisa diadili," terang pria yang mengaku ketua Komunitas Judge Bao itu.

Baju berwarna kuning keemasan itu, kata Anton, sengaja didatangkan dari China. Indonesia belum ada. (win11/12)

Komentar