Suku pedalaman Darfur di Arab bunuh 100 orang

KHARTOUM (WIN): Suku pedalaman Darfur di Arab mengatakan pada Selasa (30/7/13) mereka telah membunuh 100 anggota kelompok musuh, hal ini semkain menambah jumlah korban kematian dari peningkatan kekerasan tahun ini.

Insiden tersebut mencerminkan perubahan dinamika konflik yang berlangsung selama satu dekade itu, saat, menurut pengamat, pemerintah sudah tidak bisa mengendalikan mantan sekutu suku Arab yang dikenal dengan nama Janjaweed.

Dengan perubahan situasi tersebut, Dewan Keamanan PBB meminta laporan peninjauan misi perdamaian PBB-Uni Afrika di Drafur (UNAMID). “Kami kehilangan 28 pasukan kami dan kami membunuh 100 anggota pasukan musuh,” ujar Ahmed Khiri, seorang pemimpin suku Misseriya, kepada AFP.

Dia merujuk kepada pertempuran dengan suku Salamat di luar kota Garsila di Darfur barat pada Senin. Khiri mengatakan 17 pejuang Misseriya lainnya terluka dan mengancam akan ada tindakan kekerasan lainnya. “Pasukan dari kedua kubu betrkumpul di wilayah yang berbeda,” ujarnya.

Warga non-Arab di Darfur meningkat 10 tahun lalu akibat dari apa yang mereka sebut dengan dominasi kekuasaan dan kekayaan Sudan oleh elit Arab. Sebagai respons, milisi Janjaweed yang didukung pemerintah mengguncang dunia dengan bertindak kejam kepada mereka.(win12)

Komentar